Tampilkan postingan dengan label selebritis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selebritis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

Biografi Iwan Fals

Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 50 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran balada dan Country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.
Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun demikian, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.

Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.
Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara.

Biografi
Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.

Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.

Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.
Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konser musiknya pada tahun 80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.
Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror.  Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga.

Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI.

Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun bandnya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu.

Keluarga
Iwan lahir dari Lies (ibu) dan mempunyai ayah sucipto (kolonel Anumerta). Iwan menikahi Rosana (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani.

Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi drummer kelompok DEMIT dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.
Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1982).

Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan. Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa.

Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri Dan Mencoba Bermain IRC dan ikut masuk Dalam Kelompok Gang IRC DEMIT dan sering menghabiskan waktu untuk ngeflood bersama 2 partnernya yaitu TObeenkz ILerz Dan SkYrIDerS di berbagai Server Di IRC, Alhasil dia pun akhirnya sering DC (dibaca DiSi = Disconnected) dan Jadi Buronan CopIRC.

Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri karna sering DC jadi buronan CopIRC setelah itu dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati DEMIT yang didalamnya terdapat lagu Hadapi Saja CopIRC yang bercerita tentang dibalik Aksi serangan serangan yang selalu diluncurkan oleh DEMIT crewz dalam menghadapi CopIRC . Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.

Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis. Iwan Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain.

Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugrahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.

Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggot yang dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.

Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier. alasan saya mengidolakannya adalah : beliau dapat "membaca"permasalahan yang ada dan dapat menyampaiannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk musi yang dapat dimrngerti dengan mudah serta beliau dapat dijadikan inspirasi bagi kalangan yang disebut anti kemapanan.

Pendidikan
  • SMPN 5 Bandung
  • SMAK BPK Bandung
  • STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP)
  • Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Diskografi

Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru. Pada tahun-tahun terakhir, Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya, baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat.

Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam album "50:50" yang beredar di tahun 2007

Kamis, 10 Mei 2012

Cangkir Bekas Lady Gaga Terjual Rp 670 Juta

Headline 
Sebuah cangkir teh bekas digunakan Lady Gaga saat ia berkunjung ke Jepang terjual seharga Rp670 juta. Uang itu digunakan untuk amal.

Seperti dikutip TheSun, Cangkir yang masih terlihat bekas lipstik Gaga dan bertuliskan We Pray for Japan dipakai saat Gaga mendatangi Jepang, tiga bulan setelah gempa dan tsunami melanda negara tersebut pada Maret 2011.

Sebanyak 1.300 tawaran telah diterima dalam lelang selama seminggu yang berakhir pada Minggu (6/5). Semua uang yang terkumpul akan digunakan untuk membantu seniman muda Jepang yang ingin belajar seni di Amerika Serikat.

Selain cangkir, barang yang dijual dalam pelelangan salah satunya adalah piano kristal milik bintang rock asal Jepang, Yohsiki. Piano itu mendapatkan tawaran tertinggi dengan nilai Rp1,2 miliar.

Tahun lalu usai Jepang dihantam tsunami, Gaga menyumbangkan US$250.000 untuk korban gempa di Jepang dengan merancang gelang.

Pelantun Born This Wayitu juga mendorongnya pengikut twitter untuk membeli aksesori merah putih seharga US$5 yang berbunyi Kami berdoa untuk Jepang dalam bahasa Inggris dan Jepang. [mor]

(sumber)

Senin, 07 Mei 2012

tas trendi ala selebritis

Tas super besar tak akan mengurangi keanggunan wanita. Gaya pun tetap maksimal. Tengok saja para selebritas ini! (Foto oleh Getty Images)


Gaya quirky Alexa Chung makin lengkap dengan tas besar Mulberry miliknya


 Tas serut besar Fendi dipilih Ashle olsen untuk melengkapi penampilannya

  Elisabetta Rocchetti PD dengan tas super besarnya

 Gaun cantik dan tas besar bukanlah hal yang tabu, tengok saja penampilan Lindsay Lohan

 Lucy Liu tampak glamour dengan padanna tas besar berwarna emas

 Birkin Bag besar keluaran Hermes menambah keren penampilan Victoria Beckham


(sumber)

Selasa, 24 April 2012

Band Powerslaves Ingin Kembalikan Kejayaan Rock N Roll

Kelompok musik cadas Powerslaves mencoba bangkit lagi. Bahkan kemunculannya sekarang ini dengan tekad ingin menjadi lokomotif bagi kebangkitan musik ‘Rock N Roll’ di Tanah Air. Demi membangkitkan rasa nasionalisme, mereka pun meluncurkan album bertajuk ‘Merah Putih’.
Bersama manajemen Kereta Rock N Roll dibawah pimpinan Indra Budi, Powerslaves seakan tak sabar untuk kembali memuaskan ribuan fansnya (Slavers Indonesia) dari berbagai daerah. “Sebab, kami vakum sejak 2004 dan baru muncul lagi di tahun 2010,” jelas Indra Budi pada Pos Kota di Jakarta.

Untuk album ‘Merah Putih’ berisikan 11 lagu baru dan tembang lawas ‘Mata Bahagia’ yang digubah ulang dari album Metal Kecil (1994). Sedang untuk lagu barunya terdiri dari judul Indonesia, Empat Pilar Kebangsaan, I Love You Merah Putih. Kesemua lagu-lagunya merupakan perpaduan irama Rock N Roll, medium dan slow.
Powerslaves yang kini digawangi Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahilah (bass), Acho Jibrani (gitar) dan Wiwiek Soedarno (keyboard), menegaskan kalau mereka lebih bebas dalam berkarya. Alasannya, seperti diungkapkan Heydi Ibrahim, karena tak lagi dibawah label rekaman manapun. “Album ini adalah hati saya. Merah putih adalah ideologi saya,” tegasnya.

Sedangkan Anwar Fatahillah bilang bahwa album tersebut merupakan bukti eksistensi Powerslaves di blantika musik rock tanah air. Materi terdiri dari beberapa warna musik. Baik itu rock, hard rock, rap rock, balad rock maupun punk rock,” tukas dia. (santosa)




Kamis, 19 April 2012

Cara Perempuan Memaknai Semangat Kartini

Hari lahir Raden Ajeng Kartini, 21 April, diperingati banyak perempuan melalui berbagai cara. Sosok perempuan asal Jepara, Jawa Tengah, ini nyatanya memang memiliki pengaruh besar yang positif dalam menginspirasi kaum muda.
Simak cara pandang perempuan muda era kini memaknai semangat Kartini. Bagaimana perempuan masa kini memberdayakan dirinya, terinspirasi Kartini yang punya nyali dalam bersikap dengan caranya sendiri, untuk meningkatkan kualitas hidup banyak orang terutama perempuan.

Puteri Pariwisata Indonesia 2011, Melisa Putri LatarBagi Putri, RA Kartini merupakan sosok perempuan yang mampu memberikan inspirasi pengembangan diri bagi perempuan Indonesia lainnya. Sikap Kartini punya arti penting bagi Indonesia.
"Kartini memang bukan pahlawan perang yang bertempur mengandalkan fisik. Tapi di era itu, perempuan begitu terkungkung dalam segala hal terkait kebebasan mengemukakan pendapat dan pengembangan diri sebagai manusia, yang sebenarnya punya hak diperlakukan sama. Jadi, hal yang luar biasa ketika buah pikirannya di-share dan akhirnya dibukukan," jelas Putri kepada Kompas Female melalui surat elektronik.
Menurutnya, semangat Kartini yang begitu besar inilah yang semestinya dimaknai secara tepat oleh perempuan muda. Putri mengungkapkan pandangannya, "Di era yang serba canggih, harusnya ada sosok yang melebihi kapasitas dan kapabilitas Kartini. Artinya, bagaimana perempuan Indonesia sekarang mau bertindak spektakuler, tidak populis dan bergerak untuk kepentingan yang lebih besar. Tindakan sederhana, tapi mampu menyentak. Tidak secara fisik, tapi lebih kepada keteladanan sikap dan perilaku."
Konkritnya, lanjut Putri, perempuan Indonesia harus mampu menjadi representasi negara di kancah internasional. "Menjadi perempuan Indonesia yang terpelajar dengan sikap moral yang pantas."

Model, Dominique Agisca Diyose
Model papan atas, Dominique Agisca Diyose punya pendapatnya sendiri. "Kita seharusnya bangga terutama dengan semangat Kartini yang mendobrak emansipasi wanita, bukan untuk menyamai kodrat laki-laki, tapi lebih kepada membebaskan perempuan, dan menyatakan bahwa perempuan juga punya hak asasi," ungkapnya di sela penobatan dirinya sebagai salah satu brand ambassador merek sampo.
Baginya, perempuan Indonesia di era kekinian semestinya juga bisa menunjukkan eksistensinya, salah satunya dengan bekerja penuh dedikasi.
"Perempuan tak harus di rumah, dan tidak bisa berbuat apa-apa. Bukan berarti di rumah perempuan tidak berbuat apa-apa, tapi lebih kepada perempuan harus punya semangat untuk terus maju dan berkembang. Seperti yang saya lihat dari teman-teman dan lingkungan, semakin banyak perempuan yang bersemangat untuk terus maju," tuturnya.

Aktris, Revalina S TematSementara bagi aktris yang memerankan perempuan pendobrak di film Perempuan Berkalung Sorban, Revalina S Temat, perempuan masa kini dihadapkan pada berbagai tantangan di tengah persaingan ketat di bidang apa pun.
"Perempuan sebenarnya lebih kuat, meskipun masih saja dibedakan dengan laki-laki, dianggap lebih lemah," jelasnya di sela peluncuran kampanye Charm Shine with Passion yang mendorong perempuan untuk berkarya.
Menurut Reva, perempuan di era kekinian semestinya lebih mampu dan berani bersuara. Melakukan apa pun yang diinginkannya, mengejar passion-nya.
"Perempuan muda harus speak-up dengan apa yang dia suka. Jangan hanya ikut alur yang ada, dan harus punya passion sehingga tidak terjebak dalam keadaan yang tak disukainya."
Bagaimana dengan Anda, apa yang dilakukan untuk meneruskan semangat Kartini yang berani bersikap dan bertindak untuk menjadi perempuan berdaya?

sumber :http://female.kompas.com/read/2012/04/19/1948538/Cara.Perempuan.Memaknai.Semangat.Kartini

Rabu, 18 April 2012

musisi yang berawal dari pengamen jalanan


iwan fals
Musisi Indonesia dengan beragam jenis dan aliran musik ternyata menyimpan tokoh tokoh dengan talenta musik yang menakjubkan. Yang mungkin tidak didapat dari sekolah musik ataupun pendidikan, melainkan berasal dari jalanan. Atau dengan kata lain banyak musisi indonesia yang berawal dari seorang pengamen jalanan.


1. Iwan Fals

Bernama asli Virgiawan Listanto adalah musisi low profile yang dikenal dengan lagu lagu kritik yang membawa suara rakyat dan kaum marginal.


2. Mbah Surip
mbah Surip
Bernama asli Urip Achmad Rijanto,seorang musisi dengan ciri khas rambut gimbal dan tawa lebarnya. Dikenal luas dengan lagu tak gendong.


3. Slank
slank
Siapa yang tidak kenal dengan grup musik ini. Dengan gaya slengean mereka menjadi musisi yang sukses dan besar.


4. Gombloh
gombloh
Bernama asli Soedjarwoto Soemarsono, dikenal dengan lagu berciri nasionalisme.


5. Leo Kristi
leo kristi
Penyanyi balada yang kurang begitu dikenal anak muda saat ini, musisi seangkatan Gombloh dan Franky Sahilatua.


6. Aris Idol
aris idol
Bernama asli Januarisman mantan pengamen KRL Jabotabek, pemenang Indonesian Idol tahun 2008.


7. Klantink IMB
klanting
Sekelompok pengamen jalanan asal Kota Surabaya yang sukses setelah memenangkan ajang pemilihan Indonesia Mencari Bakat
 
sumber : http://www.lihatberita.com/2012/04/musisi-musisi-yang-berawal-dari.html

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More